Panglima Mutasi 130 Pati TNI Terdiri dari 68 AD, 39 AL, lalu 23 AU

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto merotasi dan juga mutasi 130 Perwira Tinggi (Pati) TNI di dalam beberapa jabatan strategis di tempat lingkungan TNI. Rotasi serta mutasi itu berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1080/IX/2024 tanggal 11 September 2024 tentang pemberhentian dari kemudian pengangkatan pada jabatan di area lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
“Telah resmi ditetapkan mutasi kemudian iklan jabatan 130 Pati (Perwira Tinggi) TNI terdiri dari: 68 Pati TNI AD, 39 Pati TNI AL, dan juga 23 Pati TNI AU,” ujar Kapuspen TNI Mayjen TNI Hariyanto pada keterangan tertulisnya, pada Jakarta, Kamis (12/9/2024).
Daftar 68 Pati TNI AD yang tersebut dimutasi juga pemasaran jabatan pada antaranya adalah Letjen TNI Anton Nugroho dari Staf Khusus KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Mohammad Fadjar dari Pangdam III/Slw menjadi Dankodiklat TNI.
Kemudian Mayjen TNI Dadang Arif Abdurachman dari Koorsahli Panglima TNI menjadi Pangdam III/Slw, dan juga Mayjen TNI Maryono dari Pa Sahli Tk III Area Ekkudag Panglima TNI menjadi Koorsahli Panglima TNI,
Sementara 39 Pati TNI AL yang digunakan dimutasi juga iklan jabatan antara lain, Laksdya TNI Dr Hutabarat dari Sesjen Wantannas menjadi Dosen Tetap Unhan, Laksdya TNI Agus Hariadi dari Pangkogabwilhan I menjadi Sesjen Wantannas.
Kemudian Laksda TNI Rachmad Javadi dari Pa Sahli Tk III Sektor Banusia Panglima TNI menjadi Pangkogabwilhan I, Brigjen TNI (Mar) Suherlan dari Wadan Kormar menjadi Pa Sahli Tk III Sektor Banusia Panglima TNI, kemudian Brigjen TNI (Mar) Muhammad Nadir dari Danpasmar-2 Kormar menjadi Wadan Kormar.
Sedangkan 23 Pati TNI AU yang dimaksud terkena mutasi pada antaranya, Kolonel Adm Sarma Balige Panjaitan dari Kapus Rencana Bela Negara kemudian Pengabdian Kepada Warga LP2M Unhan menjadi Dir Fasjas Ditjen Kuathan Kemhan,
Ada juga Marsma TNI Wajariman dari Ses Badiklat Kemhan menjadi Kepala Lembaga Penjaminan Mutu juga Pengembangunan Pembelajaran Unhan, kemudian Marsma TNI I Made Hartawan dari Wadan Koharmatau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun).






