Daftar 5 Menteri Golkar di dalam Kabinet Jokowi, Nomor 2 Pernah Duduki Tiga Jabatan Menteri

JAKARTA – Terdapat lima menteri dari Partai Golkar yang ketika ini duduk di area Kabinet Indonesia Maju . Salah satu dari mereka ada yang menduduki tiga jabatan menteri pada era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kabinet Indonesia Maju yang dimaksud dibentuk oleh Presiden Jokowi kemudian Wakil Presiden Ma’ruf Amin, terdapat 4 menteri koordinator juga 30 menteri bidang. Sejak awal pembentukan, Jokowi telah dilakukan beberapa kali melakukan reshuffle kabinet untuk mengganti beberapa nama menteri.
Bahkan menjauhi lengser, Presiden Jokowi kembali melakukan reshuffle pada 19 Agustus 2024. Kebanyakan menteri yang berada di Kabinet Indonesia Maju ini adalah golongan independen atau non-partai.
Sedangkan pejabat partai yang tersebut menduduki sikap menteri tergolong ke di partai besar seperti PDIP, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra, PKB, PAN, Partai NasDem, hingga PPP.
5 Menteri dari Golkar yang dimaksud Duduk di area Kabinet Jokowi
1. Airlangga Hartarto
Airlangga Hartarto yang mana baru semata mengundurkan diri dari kedudukan Ketua Umum Partai Golkar menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Area Perekonomian sejak 2019. Posisinya sebagai Ketum Golkar telah lama diemban sejak tahun 2017 silam.
Airlangga pertama kali menduduki jabatan menteri pada 27 Juli 2016. Waktu itu, ia dipercaya menjabat sebagai Menteri Manufaktur menggantikan Saleh Husin.
Dalam riwayat politiknya, pria jika Surabaya ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi VII DPR periode 2006-2009 membidangi energi, lingkungan hidup, kemudian ristek.
2. Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan ketika ini menjabat sebagai Menko Lingkup Kemaritiman serta Investasi. Sejak Presiden Jokowi menjabat, Luhut dengan segera dipercaya menjadi Kepala Staf Presiden pada akhir 2014. Setelah itu, dirinya diangkat menjadi Menko Sektor Politik, Hukum, kemudian Keselamatan (Menko Polhukam) dalam 2015. Kader Golkar ini kemudian ditunjuk untuk menjadi Pelaksana tugas (Plt) Menteri Energi kemudian Narasumber Daya Mineral (ESDM) dalam 2016.
Luhut menjadi sosok yang dimaksud duduki tiga jabatan menteri di area era Jokowi. Tingginya peran Luhut dalam pemerintahan ketika ini membuatnya santer diisukan menjadi Ketum Golkar selanjutnya.
3. Bahlil Lahadalia
Selanjutnya ada Bahlil Lahadalia yang digunakan baru belaka dilantik Jokowi menjadi Menteri ESDM pada 19 Agustus 2024. Sebelumnya, beliau sempat menduduki sikap Menteri Pengembangan Usaha sejak 2021.
Bahlil juga jadi salah satu nama yang mencuat karier politiknya pada era Jokowi. Sebelumnya, beliau adalah Direktur Direktorat Penggalang Pemilih Muda kelompok kampanye presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Berkarya.





