Profil Mandala Shoji, Artis yang Tuntut Hotel dalam Pontianak Rp100 Miliar

JAKARTA – Mandala Shoji belakangan ini menjadi sorotan umum akibat menuntut salah satu hotel dalam Pontianak, Kalimantan Barat sebesar Rp100 miliar. Gugatan di total fantastis ini tentu belaka mengundang sejumlah pertanyaan.
Gugatan ini berawal dari dugaan pengusiran paksa Mandala Shoji juga keluarganya dari hotel di area Pontianak tersebut. Mandala mengklaim bahwa pihak hotel mengeluarkan barang-barang pribadinya tanpa izin juga meletakkannya di tempat tempat yang mana tidak ada layak, seperti di tempat lobi hotel.
Disebutkan bahwa barang-barang Mandala dikeluarkan sebab sudah ada melintasi batas menginap. Perlakuan kasar ini dinilai telah terjadi melukai nilai dirinya lalu menyebabkan kerugian materiil Rp6 miliar kemudian immaterial Rp100 miliar. Namun, Mandala digugat balik hotel yang dimaksud Rp10,9 miliar.
Dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (17/9/2024), pemilik nama asli Mandala Abadi Shoji ini lahir pada Surabaya, Jawa Timur pada 6 Oktober 1982. Ia dikenal sebagai orang aktor, presenter sekaligus politikus.

Foto/istimewa
Namun, Mandala mengawali kariernya di dalam dunia hiburan sebagai manusia aktor. Ia dikenal umum melalui beberapa jumlah sinetron dan juga FTV yang digunakan dibintanginya.
Nama Mandala semakin melejit setelahnya membawakan acara reality show dalam salah satu stasiun televisi. Wajah tampannya serta kemampuan aktingnya yang dimaksud cukup baik menyebabkan namanya dikenal luas.
Selain sebagai aktor, Mandala Shoji juga terlibat sebagai presenter serta bintang iklan. Adapun sederet judul film yang dimaksud dibintanginya pada antaranya D’trek (2004), En6m (2007), Kuntilanak 3 (2008), Kuntilanak Kamar Mayat (2009), Taman Lawang (2013), dan juga Garuda 19 (2014).
Setelah sukses dalam dunia hiburan, ia menjajal terjun ke dunia kebijakan pemerintah dengan pada bawah naungan Partai Amanat Nasional (PAN). Artis 41 tahun itu dicalonkan sebagai calon legislatif, namun dinyatakan bersalah melakukan langkah pidana pelanggaran pemilu.
Ia diduga membagi kupon umrah pada waktu kampanye pada 2018 serta dihukum 3 bulan penjara dengan denda sebesar Rp5 juta.
Mandala menikah dengan Marida Denova pada 19 Januari 2011. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai tiga orang anak yang tersebut bernama Zara Khansa Aqila, kemudian Muhammad Maheer Arkan Mandala Abadi, dan juga Erdogan.






