SGU Culture Trip Kenalkan Budaya Indonesia ke Mahasiswa Internasional

JAKARTA – Swiss German University (SGU) mengatur Culture Trip 2024 yang mana dilakukan pada dua tempat terpisah, Hari Sabtu (31/8/2024). Melalui kegiatan itu mencoba mengenalkan budaya Indonesia ke banyak peserta didik international. Mereka mempelajari kebudayaan mulai dari tarian, alat musik tradisional, mewarnai kain, hingga mengenalkan beragam kopi khas Tanah Air.
Rektor Swiss German University, Samuel P Kusumocahyo berharap kegiatan ini menghasilkan mereka itu memperdalam budaya Indonesia melalui komunitas lokal.
“Harapannya dapat menanamkan rasa saling menghargai antara budaya yang tersebut berbeda serta menciptakan generasi pemimpin global yang berpikiran terbuka,” kata Samuel pada keterangannya, Hari Sabtu (31/8/2024).
Rektor SGU berikrar mengembangan jaringan global SGU. Karena itu, SGU tiada cuma menerima pelajar dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara.
Dengan tiga fakultas utama, yaitu Faculty of Engineering and Information Technology (FEIT), Faculty of Life Sciences and Technology (FLST), juga Faculty of Business and Communication (FBC) diharapkan menarik remaja untuk mendapatkan ilmunya di tempat Indonesia.
“Keunggulan utama SGU adalah acara double degree yang dimaksud memungkinkan peserta didik untuk memperoleh penghargaan dari dua universitas pada satu acara studi,” katanya.
Selain itu, melalui kolaborasi internasional yang digunakan kuat ini melibatkan institusi lembaga pendidikan terkemuka seperti International Management Institute Switzerland, Solbridge University Korea Selatan, Fachhochschule Südwestfalen, Hochschule Albstadt-Sigmaringen, hingga Ernst-Abbe-Hochschule Jena. Maka, lanjut Rektor, institusi belajar yang dimaksud dimiliki SGU terpencil lebih banyak berkualitas.
Termasuk kegiatan EduTrip yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman belajar di dalam kampus internasional untuk pelajar juga pelajar Indonesia. Progam ini, akan menciptakan siswa internasional merasakan atmosfer akademik dan juga mempelajari kebudayaan setempat pada waktu singkat.
“2025 mendatang kami akan menyelenggarakan EduTrip ke Korea Selatan, di area mana para partisipan akan mengunjungi Solbridge University lalu Seoul National University untuk mendapatkan wawasan segera tentang sistem sekolah juga budaya di dalam Korea Selatan,” tambahnya.
Di sisi lain edutrip juga menjadi bekal memahami keberagaman budaya yang digunakan menjadi modal penting untuk sukses di tempat dunia global.






