Toyota Raize hanya saja Dapat 1 Bintang dari NCAP pada waktu Uji Benturan

Toyota Raize belaka mendapat peringkat Bintang 1 pada uji pelanggaran keselamatan Rencana Penilaian Mobil Baru untuk Amerika Latin (Latin NCAP) yang baru-baru ini dilakukan.
Menurut Latin NCAP, Raize mendapat skor 40,54% untuk proteksi penumpang dewasa, 71,57% untuk pemeliharaan penumpang anak-anak, 58,7% untuk pengamanan pejalan kaki juga pengguna jalan yang rentan, dan juga 58,14% untuk bantuan keselamatan.
Dalam laporan yang disebutkan juga disebutkan bahwa dampak benturan dari depan menunjukkan struktur yang digunakan bukan stabil kemudian belaka memberikan proteksi marginal pada dada pengemudi.
Sedangkan benturan samping memberikan sedikit pengamanan pada bagian dada kemudian terdapat komponen terkait yang mana masuk ke area penumpang sehingga meningkatkan risiko cedera pada penumpang.
Menurut Latin NCAP, lantaran pelindung kepala samping yang tersebut bukan standar, Raize diberi skor nol di uji benturan pilar samping kemudian mendapat penalti akibat kurangnya pelindung kepala dalam barisan depan juga belakang.
Toyota Raize cuma mendapat 1 Bintang di tes NCAP Amerika Latin; cuma dikasih 2 airbag, no ADAS
Namun hasil pengujian yang tersebut diadakan Latin NCAP belum bisa jadi dikaitkan dengan Perodua Ativa di dalam Tanah Melayu lantaran model yang dimaksud dijual dalam wilayah yang dimaksud memang sebenarnya dibekali dengan aspek keselamatan yang digunakan rendah.
Raize didatangkan dari Indonesia serta bukanlah dari Jepang, yang cuma dibekali dua airbag, sistem ESC juga tanpa sistem bantuan pengemudi lanjutan (ADAS).
“Sangat mengecewakan bahwa Toyota sekali lagi terlibat pada jualan mobil dengan tingkat keselamatan rendah untuk negara-negara tertentu di tempat kawasan ini, seperti Raize. Kami tahu bahwa merek yang disebutkan dapat mencapai kinerja yang lebih banyak baik pada keselamatan kendaraan, jadi kami sangat menyerukan untuk perusahaan untuk mempertimbangkan kembali strategi peralatan keselamatannya juga melakukan penilaian keselamatan pada modelnya sehingga konsumen mengetahui kinerja sebenarnya,” kata Ketua Latin NCAP Stephan Brodziak seperti dilansir dari Autopro.






