Tak Disukai pada AS, Anak Donald Trump Minta Pangeran Harry juga Meghan Markle Pulang ke Inggris

JAKARTA –Putra mantan Presiden Donald Trump telah terjadi mengecam Pangeran Harry lalu Meghan Markle pada serangan pedas ketika memberi tahu Inggris untuk menerima kembali pasangan itu, seraya menambahkan bahwa Harry serta Markle mungkin saja telah dilakukan menyeberangi batas waktu yang tersebut diizinkan di area Amerika Serikat.
Duke juga Duchess of Sussex pindah ke Santa Monica di dalam California pada 2020 setelahnya mengundurkan diri dari peran merekan sebagai anggota senior Keluarga Kerajaan Inggris serta mencoba untuk hidup mandiri.
Di AS, Pangeran Harry serta Meghan Markle melakukan wawancara terkenal dengan Oprah Winfrey, gagal pada kesepakatan Spotify kemudian meluncurkan acara TV merek sendiri pada waktu mencoba menemukan pijakan yang tersebut sangat jauh dari London, kemudian Trump mengungkapkan beliau telah muak sekarang.
“Anda dapat dengan senang hati menerima mereka itu berdua [Meghan serta Harry] kembali,” kata Trump untuk GB News.
“Kami akan dengan senang hati memulangkan merek dari Amerika. Anda dapat menerima dia kembali di area sini, tetapi saya tiada yakin apakah Anda menginginkan dia lagi. Kita mungkin saja tak menginginkan dia lagi, rasanya mereka itu seperti berada di tempat pulau mereka sendiri,” tuturnya lagi.
Eric Trump adalah pendukung setia ayahnya, Donald Trump dan juga sangat dekat dengan pergerakan MAGA (Make America Great Again) yang digunakan mengklaim bahwa aksi yang dimaksud berupaya menyelamatkan Amerika Serikat dari ideologi sayap kiri modern.
Dia menggalang kebijakan konservatif, integritas pemilihan umum serta skeptisisme terhadap media arus utama dan juga banyak membela Trumpisme, menggambarkannya sebagai perlawanan terhadap lembaga kebijakan pemerintah juga rencana liberal.
Keluarga Trump sudah pernah menentang Pangeran Harry selama beberapa waktu setelahnya kepala keluarga yang dimaksud kemudian calon dari Partai Republik untuk Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2024, menyampaikan peringatan bahwa ia dapat mendeportasi putra Raja Charles III.






