Terima Bintang Mahaputera Nararya, Sultan Diminta Jokowi Maksimalkan Peran DPD

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan penghargaan Bintang Mahaputra terhadap beberapa tokoh nasional. Salah satu tokoh muda yang dimaksud menerima penghargaan tinggi pada kesempatan HUT ke-79 RI tahun ini adalah Wakil Ketua DPD, Sultan B Najamuddin.
Sultan disematkan Bintang Mahaputera Nararya melawan baktinya sebagai pimpinan lembaga DPD dan juga pengabdian lainnya yang mana dianggap signifikan dan juga positif bagi publik luas.
Secara umum penghargaan tinggi negara diberikan terhadap mantan ketua/wakil ketua lembaga tinggi negara. Sultan mengaku sangat bersyukur serta terharu pada waktu diinformasikan akan menerima penghargaan tersebut.
“Saya merasa belum pantas menerima penghargaan yang tersebut luar biasa dari negara seperti ini. Tapi penghargaan ini harus saya terima sebagi amanah yang digunakan harus dijaga kemudian dipertanggung jawabkan,” ujar Sultan, Kamis (15/8/2024).
Mantan aktivis KNPI itu menilai penghargaan yang dimaksud menjadi pengakuan negara terhadap eksistensi lembaga DPD. Saya dedikasikan penghargaan ini untuk lembaga DPD RI serta warga daerah.
Meski demikian, pemberian penghargaan Bintang Mahaputera Nararya oleh Presiden Jokowi untuk Sultan memunculkan pertanyaan sejumlah pihak. Karena lazimnya, penghargaan tinggi ini diberikan pasca purna tugas sebagai pimpinan di area lembaga tinggi negara.
Saat ditanya persoalan adanya kaitan penghargaan yang disebutkan dengan pencalonan dirinya sebagai Ketua DPD periode 2024-2029, Sultan belaka tersenyum kemudian mengaku sempat dibisikkan instruksi oleh Presiden agar mengatur lembaga DPD dengan optimal agar lebih besar bermanfaat bagi daerah.
“Tadi pada waktu salaman beliau (Jokowi) hanya saja berbisik untuk terus mengawasi lembaga DPD secara maksimal. Artinya, Hal ini bukanlah hanya saja tentang saya secara pribadi, tapi tentang masa depan wilayah dan juga lembaga DPD,” tegasnya.
Sultan juga terlihat kaget kemudian mengaku bukan paham ketika ditanya mengapa Ketua DPD justru tak terlihat menerima penghargaan Bintang Mahaputera Nararya.




