Lifestyle

Sempat 2 Kali Ditangkap Narkoba, Vicky Nitinegoro Ngaku Dijebak Teman Artis

JAKARTA – Aktor Vicky Nitinegoro sempat berurusan dengan hukum. Ia pernah ditangkap dikarenakan penyalahgunaan narkoba sebanyak dua kali.

Menariknya, dua kali ditangkap, dua kali pula Vicky Nitinegoro selalu dipulangkan. Pasalnya, ia tak terbukti terlibat mengonsumsi narkoba seperti teman-temannya.

“Dua kali ketangkep, tapi tidak akibat memang benar gue pengguna atau make, nggak,” ujar Vicky Nitinegoro, disitir dari kanal YouTube Kasisolusi, Selasa (17/9/2024).

Aktor sekaligus presenter ini menjelaskan, penangkapannya yang digunakan kedua kala itu akibat dijebak oleh salah satu teman artis.

“Yang pertama memang sebenarnya gue apes. Yang kedua memang sebenarnya ada orang sirik. Dijebak gue, ada orang sirik,” ungkap Vicky Nitinegoro.

Vicky Nitinegoro menyebut, apabila ia membocorkan sosok teman artis yang dimaksud menjebaknya itu, semua orang pasti akan secara langsung tahu.

“Nggak inisial, nggak main kita inisial-inisial. Gue sebut secara langsung tahu,” tandas Vicky Nitinegoro.

Akan tetapi, Vicky bukan mau membalas perbuatan sang teman. Ia menyerahkan semuanya terhadap Allah, biarkan Tuhan yang akan membalasnya.

“Janganlah, tidak ranah gue buat mengharapkan ia dibales. Udah, Allah aja yang tersebut bales, udah,” ujar Vicky Nitinegoro.

Sebagai pengingat, pertama kali Vicky Nitinegoro ditangkap polisi oleh sebab itu narkoba pada 2009. Kala itu Vicky ditangkap sama-sama artis Jennifer Dunn dan juga rekan-rekannya yang digunakan lain. Polisi menyita barang bukti merupakan 1 paket sabu kemudian 7 butir pil ekstasi dari kamar Jennifer Dunn. Namun, hasil tes urine Vicky Nitinegoro dinyatakan negatif.

Lalu pada 2019, Vicky ditangkap untuk kedua kali di area wilayah Pasar Minggu, Ibukota Selatan, bersatu dua rekannya yang digunakan lain. Adapun barang bukti yang dimaksud disita adalah vape lalu liquid vape yang tersebut mengandung tembakau gorila. Lagi-lagi pada waktu diperiksa, Vicky Nitinegoro terbukti negatif narkoba.

Related Articles

Back to top button