Game Plan Tyson Fury Kalahkan Oleksandr Usyk 3 Kali pada 1 Waktu petang

Tyson Fury menceritakan bagaimana mengalahkan Oleksandr Usyk tiga kali pada satu waktu malam dengan game plan mudah di duel ulang kelas berat. Tyson Fury dapat mengalahkan Oleksandr Usyk tiga kali di satu waktu malam selama ia menggunakan game plan simpel yang dimaksud disusun oleh Billy Joe Saunders.
Sang Raja Gipsi dikalahkan untuk pertama kalinya pada bulan Mei lalu, pada waktu Usyk dinobatkan sebagai juara tinju kelas berat pertama yang digunakan mempunyai empat sabuk tak terbantahkan, juga pada masa kini ia menatap laga ulang pada 21 Desember mendatang, juga telah lama diberi petunjuk oleh teman baik juga mantan juara, Saunders. ”Saya rasa bukan ada pribadi pun di area luar sana yang mana dapat mengalahkan Usyk. Tyson Fury, ia mampu mengalahkan Usyk tiga kali di satu waktu malam dengan satu game plan yang tersebut sederhana,”kata Billy Joe Saunders.
”Sangat, sangat mudah bagaimana cara mengalahkannya. Anda harus menggunakan ukuran tubuh Anda. Anda harus menggunakan keunggulan fisik Anda. Setiap atribut yang digunakan Anda miliki harus Anda gunakan secara maksimal untuk menghadapi pria ini,”paparnya.
Tyson Fury, 36, unggul lebih banyak dulu sebelum Usyk, 37, bangkit pada akhir laga untuk merebut kemenangan bersejarah itu. Namun superstar Inggris ini mengklaim bahwa pertarungan yang disebutkan “TERLALU MUDAH” yang mana memaksanya untuk mundur – dan juga Saunders setuju. ”Lima ronde pertama seperti sesi sparring baginya. Sebenarnya, saya telah terjadi melihatnya menjalani sparring yang dimaksud lebih banyak sulit selama lima ronde pertama daripada laga itu. Jika ia mendapatkan langkah sendiri sejak awal, ia cenderung mematikan,”ujarnya.
“Jika ia terkena KO pada melawan kanvas juga orang-orang bukan mengira ia akan bangkit, maka ketika itulah ia akan beralih.” ”Anda harus memberinya pujian. Saya tahu ada banyak prakiraan tentang ronde kesembilan, namun ia bukan tergelincir kemudian masih bertarung.
”Saya tidaklah mencari-cari alasan untuknya, namun saya tahu apa yang dimaksud terjadi pada kamp pelatihan dan juga apa yang tak terjadi di area kamp pelatihan. Saya tahu bahwa, bahkan di hal sparring dan juga hal-hal kecil lainnya, ada beberapa hal yang kurang dari itu yang dimaksud harus diperbaiki kali ini. Ia meminta-minta saya untuk pergi [ke kamp pelatihan] bersamanya, jadi saya senang menyatakan bahwa saya akan pergi bersamanya.”
Saunders, 35, belum pernah bertinju lagi sejak kekalahan telak pada 2021 dari Canelo Alvarez, 34 tahun, namun ia berlatih untuk pertarungan kembali. Sementara itu, ia memperkuat Fury untuk membalas satu-satunya kekalahan yang tersebut pernah ia alami ketika melawan Usyk. Prediksi Saunders: “Saya yakin Tyson akan meraih kemenangan pertarungan berikutnya. Dan saya yakin beliau juga akan menang KO.”






