Harta Kekayaan Ahmad Riza Patria yang dimaksud Dikabarkan Mundur dari Pilwalkot Tangsel

JAKARTA – Calon Wali Daerah Perkotaan Tangerang Selatan (Tangsel) Ahmad Riza Patria disebut mundur dari pencalonannya pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan 2024. Pengunduran dirinya dibenarkan Partai Demokrat sebagai salah satu pengusung pasangan Ahmad Riza Patria-Marshel Widianto dalam Pilwakot Tangsel 2024.
“Informasi mundurnya Pak Ariza Patria pada kontestasi pemilihan gubernur Tangsel ini benar,” ujar Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani pada keterangannya, Rabu (28/8/2024).
Demokrat saat ini mengusung pasangan Benyamin Davnie yang dimaksud merupakan calon petahana sebagai Cawalkot. Ia akan dipasangkan bersatu Pilar Saga.
Baca Juga: Ahmad Riza Patria-Marshel Rontok di tempat Tangsel, PKS juga Demokrat Cabut Support
Selain Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga menarik dukungan terhadap pasangan Riza Patria-Marshel Widianto. PKS sekarang berencana mengusung Ruhama-Shinta.
Profil lalu Harta Kekayaan
Ahmad Riza Patria lahir di area Banjarmasin 17 Desember 1969. Pria yang digunakan akrab disapa Ariza ini merupakan individu telah dilakukan malang melintang dalam dunia politik. Ayahnya, Amidhan Shaberah, merupakan individu ulama dan juga tokoh Majelis Ulama Indonesia.
Riza terlibat di berbagai organisasi termasuk menjadi Ketua OSIS di tempat SMA Islam Al-Azhar Jakarta. Setelah lulus dari bangku sekolah, ia melanjutkan pendidikannya ke ISTN Ibukota Indonesia pada tahun 1997 dengan jurusan Teknik Sipil. Dia kemudian mengambil kegiatan Master in Business Administration di dalam Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2008.
Riza mengawali kariernya sebagai pribadi wirausaha. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Gala Ariatama lalu Kepala Korporasi Ray White Casablanca. Tak hanya saja itu, Riza juga pernah menjabat sebagai Komisaris PT Indoproperti Galaraytama pada tahun 2001.
Kariernya di area dunia kebijakan pemerintah dimulai ketika bergabung dengan Partai Gerindra. Ia pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) selama dua periode, Pada 2014 hingga 2019, Riza menjabat sebagai perwakilan ketua Komisi II DPR.






