Profil Aloys Junior, Petinju yang digunakan Minta Hentikan Mike Tyson vs Jake Paul

Profil Aloys Junior yang digunakan namanya popular pasca memohonkan pertarungan Mike Tyson vs Jake Paul dihentikan lantaran takut Iron Mike di-ko The Problem Child. Siapa Aloys Junior? Petinju muda ini semakin dekat untuk menjadi ‘superstar masa depan’ ketika melawan Oronzo Biradi
Aloys Junior tidaklah membutuhkan waktu lama untuk menimbulkan jejaknya dalam kancah tinju Inggris. Petinju kelas penjelajah yang tersebut eksplosif ini masih berusia remaja pada waktu ia secara mengejutkan menerima – lalu kalah – pada pertarungan debutnya yang dimaksud sulit di waktu lima jam.
Sejak pada waktu itu, ia meraih rangkaian kemenangan cepat yang dimaksud menarik lalu menjadi salah satu prospek paling menarik dalam negara ini. Pertarungan 10 ronde pada kelas penjelajah (cruiserweight) Hari Sabtu di malam hari melawan petinju Jerman, Oronzo Biradi, kemungkinan besar tidak ada akan memberikan aksi yang digunakan diharapkan oleh para pengamat dari Junior, 8-1 (7 KO), namun pria dengan syarat London ini akan mendapatkan banyak hal yang mana lebih banyak dari yang mana ia dapatkan pada pertarungan singkat lainnya.
Biradi, 8-1 (6 KO), datang untuk menang, namun ia melakukannya dengan cara yang digunakan cerdas juga terkendali. Ia mempunyai tubuh yang digunakan besar serta kuat untuk menghadapi pukulan keras Junior, namun juga mempunyai kemampuan teknik yang cukup baik untuk memberikan lebih tinggi dari sekadar masalah.
Selama beberapa ronde, Junior nampaknya mengambil langkah terlalu cepat, namun petinju berusia 21 tahun ini belajar dari pengalamannya, mengatur jarak pertandingan selama 10 ronde dengan baik, juga tampil sebagai pemenang dengan kemenangan terbaik pada kariernya serta pengalaman 10 ronde yang sangat berharga. “Rasanya tiada masuk akal, namun, sekali lagi, masih sejumlah yang mana harus dilakukan,” katanya untuk Queensberry Promotions.
“Saya harus bekerja lebih besar keras lagi. Terapkan diri saya lalu masih berbagai lagi yang mana akan datang. Saya baru berusia 21 tahun kemudian dunia adalah milik saya. Saya tahu di dalam di hati saya, saya sanggup melakukannya. Saya menaruh banyak hal dalam kamp ini dan juga saya semata-mata akan lebih besar berdedikasi serta lebih lanjut berdedikasi dan juga lebih tinggi berdedikasi. Anda sedang mengawasi individu superstar masa depan dari kandang Queensberry,”paparnya.
Aloys Junior adalah salah satu dari sebagian petarung muda berbakat yang digunakan mencoba mencetak prestasi dalam divisi cruiserweight Inggris, namun walau Biradi memberinya beberapa masalah, ia tak merasa bahwa atlet seperti Tommy Fletcher juga John Hedges akan berteriak-teriak untuk berbagi ring dengannya. “Saya rasa tiada banyak prospek yang dimaksud akan mengundurkan diri dari dari laga itu,” katanya.
“Saya rasa saya mulai goyah pada ronde ketiga. Ia berada dalam menghadapi saya, namun saya tetap memperlihatkan tenang, tenang serta terkendali. Saya tidaklah menyerah. Saya tak pernah menyerah. Tidak permasalahan di area mana pun saya berada. Bisa belaka terjadi 15 ronde kemudian saya akan terus maju. Saya tahu diri saya sendiri; saya tahu semangat saya dan juga saya tahu apa yang tersebut bisa saja saya lakukan. Tunggu perjalanan karier Aloys Junior.”






