Bonus Rp6 Miliar Veddriq Leonardo Dipakai Buat Apa?

pemerintahan sudah pernah menetapkan bonus Rp6 miliar pada peraih medali emas Olimpiade Paris 2024. Lantas, dengan uang sebanyak itu apa yang tersebut akan dijalankan Veddriq Leonardo ?
Veddriq merupakan salah satu atlet Indonesia yang berhasil mempersembahkan medali emas dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing putra di tempat Olimpiade Paris 2024. Di final, atlet dengan syarat Pontianak itu mengalahkan Wu Peng, dengan keunggulan 0,02 detik.
Menteri Pemuda kemudian Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, yang menyambutnya dalam Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (13/8/2024), menjamin peraih medali emas pada Olimpiade Paris 2024 akan memperoleh bonus sebesar Rp6 miliar.
Baca Juga:
Lalu, apa yang digunakan akan digunakan Veddriq dengan dana Rp6 miliar tersebut? Atlet berusia 27 tahun ini mengungkapkan bahwa sebagian bonusnya itu akan segera digunakannya untuk mendirikan panjat tebing di area tempat asalnya, yakni Pontianak, Kalimantan Barat.
Selain itu, Veddriq akan memberikannya untuk orangtuanya serta juga untuk investasi.
“Uangnya akan saya manfaatkan untuk merancang panjat tebing, teristimewa di tempat wilayah saya. Sebagian akan saya persembahkan buat orangtua. Kalau ada sisanya saya simpan atau saya investasikan,” kata Veddriq.
Baca Juga:
Selain untuk atlet peraih medali emas, instruktur yang tersebut membantunya menjadi juara di area Olimpiade 2024 juga akan mendapatkan bonus sebesar Rp2,75 miliar dari pemerintah pusat. Sedangkan untuk peraih medali perunggu diberikan bonus Rp1,65 miliar, sementara pelatihnya mendapat Rp675 juta.
Kemudian, para atlet yang tak menghadirkan medali, tetapi mentas di area Olimpiade 2024 juga akan tetap memperlihatkan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Namun Menpora Dito tak menyebutkan angkanya.
Indonesia sendiri mengakibatkan pulang dua medali emas dari Olimpiade Paris 2024 yakni lewat Veddriq serta atlet angkat besi, Rizki Juniansyah. Lalu, satu medali perunggu diraih oleh bintang tunggal putri bulutangkis, Gregoria Mariska Tunjung.





