Olahraga

Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Selasa (17/9/2024) pukul 17.00 Waktu Indonesia Barat

KLASEMEN sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 kian memanas. Berdasarkan data yang mana sudah ada diinput pada Selasa (17/9/2024) hingga pukul 17.00 WIB, DKI Ibukota Indonesia kemudian Jawa Barat semakin sengit bertarung memperebutkan kedudukan puncak.

DKI Ibukota masih pada peringkat pertama dengan perolehan 125 emas, 105 perak, juga 102 perunggu. Namun, Jawa Barat yang tersebut ada dalam urutan kedua mendekati perolehan milik DKI dengan berselisih lima emas.

Jawa Barat pada waktu ini tercatat mengakumulasi 120 emas, 116 perak, kemudian 112 perunggu. Tambahan dua emas dari cabang olahraga (cabor) squash dan juga satu dari arung jeram memproduksi Jawa Barat mendekati DKI Jakarta.

Sementara itu, Jawa Timur ada di tempat urutan ketiga dengan koleksi 100 emas, 103 perak, juga 98 perunggu. Disusul tuan rumah Sumatera Utara di area peringkat keempat dengan 61 emas, 30 perak, serta 71 perunggu.

Tuan rumah lainnya yakni Aceh ada dalam sikap kelima dengan sukses menembus 50 emas. Ada pun rinciannya adalah 50 emas, 39 perak, dan juga 44 perunggu.

Aceh pun dibuntuti Jawa Tengah di area urutan keenam dengan koleksi 42 emas, 48 perak, juga 78 perunggu. Mereka masih berupaya untuk menembus ke tempat lima besar.

Berikutnya ada Bali, DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, juga Lampung. Keempatnya berurutan menempati kedudukan ketujuh hingga ke-10.

Berikut klasemen sementara perolehan medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Selasa (17/9/2024) pukul 17.00 WIB.

1. DKI Ibukota Indonesia (125 emas, 105 perak, 102 perunggu)
2. Jabar (120, 116, 112)
3. Jatim (100, 103, 98)
4. Sumut (61, 30, 71)
5. Aceh (50, 39, 44)
6. Jateng (42, 48, 78)
7. Bali (25, 23, 41)
8. DIY (23, 30, 38)
9. Kaltim (18, 30, 44)
10. Lampung (17, 12, 23)
11. Riau (15, 13, 26)
12. Banten (14, 16, 24)
13. Papua (12, 17, 14)
14. Kalsel (11, 7, 15)
15. Sulsel (9, 13, 22)
16. Jambi (6, 15, 22)
17. NTB (6, 8, 9)
18. Sumsel (5, 12, 21)
19. Papeg (5, 0, 2)
20. Sulut (4, 7, 9)
21. Kepri (4, 3, 4)
22. Sumbar (3, 8, 18)
23. Sulteng (3, 4, 12)
24. Papteng (3, 4, 6)
25. Pabar (3, 3, 10)
26. Gorontalo (3, 3, 3)
27. NTT (3, 2, 7)
28. Babel (3, 2, 6)
29. Kalbar (2, 5, 13)
30. Kaltara (2, 1, 4)
31. Kalteng (1, 6, 2)
32. Sultra (1, 5, 6)
33. Maluku (0, 2, 3)
34. Papsel (0, 2, 1)
35. Sulbar (0, 2, 0)
36. Bengkulu (0, 0, 5)
37. PBD (0, 0, 3)
38. Malut (0, 0, 1)

Related Articles

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan